Peringkat Arjen Robben satu tingkat diatas Atlet Padel Indonesia

BELANDA. DMKtv, – Arjen Robben, mantan pemain tim nasional Belanda, telah memasuki dunia padel dengan gaya khasnya. Meskipun secara resmi berada di peringkat 1644 dunia, Robben tidak terlalu menganggap serius statusnya sebagai pemain padel profesional.

Dikutip dari Kantor Berita Belanda, NOS, “Definisi seorang profesional adalah menjadikannya sebagai profesi dan menekuninya setiap hari,” kata Robben sambil tersenyum. “Saya melakukan terlalu banyak hal selain padel, jadi saya bukan pemain padel profesional.”

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Robben hidup dan bernapas dalam olahraga. Ia menikmati karier sepak bola yang panjang dan elit, bermain 96 pertandingan internasional untuk tim nasional Belanda, berlari maraton, dan berenang jarak jauh.

Melalui pelatih Guus Hiddink, ia diperkenalkan dengan olahraga yang paling cepat berkembang di dunia selama masa baktinya di PSV (2002-2004). Mantan pelatih tim nasional tersebut membangun lapangan padel di Herdgang.

“Cepat, sangat mudah diakses, dan Anda langsung merasakan unsur kompetitifnya,” Robben menjelaskan kecintaannya pada olahraga ini. “Kami atlet papan atas, tentu saja, jadi kami harus menang dengan segala cara. Dan kemudian Anda langsung menjadi fanatik di trek seperti itu.”

Tak lama kemudian, ketika Robben bermain untuk Real Madrid, lapangan padel selalu ada di dekatnya. Eropa Selatan jauh lebih maju dalam hal padel. Robben juga, karena ia baru mulai bermain padel dengan antusias setelah karier sepak bola profesionalnya reda. “Cedera saya sudah cukup banyak,” Robben tertawa. “Jadi, saya tidak bermain padel selama karier sepak bola saya.”

Dia baru saja memainkan pertandingan profesional pertamanya . Hasilnya adalah kekalahan yang menyadarkan. Menyakitkan? “Tidak, aku hanya menganggapnya sebagai kemenangan. Kita bahkan menang satu pertandingan. Mereka sepuluh kelas lebih baik, jadi kamu seharusnya menikmatinya.”

Jadi, dia meredam ekspektasi seputar karier padelnya. “Jangan berlebihan. Saya mendapat wildcard untuk bermain dengan para profesional. Saya sama sekali tidak menganggap diri saya serius. Saya hanya sangat menikmatinya.”

Dia memang ingin menang. “Jangan salah paham. Saat saya di lapangan, saya sangat serius. Dan padel bisa jadi permainan yang membuat frustrasi di saat yang bersamaan. Tapi saya tidak punya cukup waktu untuk berlatih, dan Anda bisa merasakannya. Jadi saya masih bisa membuat kemajuan, tapi itu tidak akan menjadi lompatan besar karena saya tidak punya waktu.”

Robben adalah pelatih muda di FC Groningen kedua putranya bermain untuk FC Groningen di tim muda, dan putrinya bermain hoki. “Saya ingin sebisa mungkin berada di samping mereka,” jelas Robben.

Pada akhir September, para pemain padel elit dunia akan bertanding di Rotterdam dalam ajang Premier Padel Rotterdam. Robben berharap ia bisa hadir di sana. “Tentu saja untuk ditonton.” Robben berada di peringkat 1644, antara seorangatlet asal Spanyol dan seorang mahasiswa Indonesia dari Universitas Oregon.

“Tiga poin itu sudah di tangan. Poin itu tidak akan bisa diambil dari saya, tapi saya terutama akan menikmati level para pemain top sejati. Sungguh menakjubkan melihatnya,” tutup Robben sambil tertawa.

*(Anas Mudhakir/DMKtv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini