Pentingnya Perusahaan Fasilitasi Vaksin DBD Bagi Karyawan

JAKARTA – Retail Sales & Distribution Group Head Mandiri Sekuritas Adrian Maulana mengatakan pentingnya sebuah perusahaan memberikan fasilitas vaksin demam berdarah dengue (DBD) gratis bagi karyawan guna menyeimbangkan produktifitas serta menjaga efisiensi biaya bagi perusahaan kedepannya.

“Saya melihat manfaat luar biasa apabila memang sebuah perusahaan itu memiliki program bagi karyawan seperti ini (vaksin DBD). Nomor satu, bisa mengurangi potensi absensi dari karyawannya,” kata Adrian Maulana yang juga pernah menjadi seorang aktor dan pembawa acara berita kepada awak media di Jakarta, Kamis.

Menurut dia dengan semakin meningkatnya jumlah kasus DBD di Indonesia, harus menjadi hal yang diperhatikan dan juga diantisipasi bagi perusahaan yang beroperasi di Indonesia saat ini.

Hal itu dikarenakan DBD merupakan penyakit yang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pemulihanya. Bahkan, dikatakan oleh dia, pemulihannya dapat mencapai 5 hari hingga berminggu-minggu lamanya.

Tidak hanya membutuhkan pemulihan yang cukup lama, biaya yang dibutuhkan dan yang harus ditanggung oleh perusahaan juga tidak sedikit. Terlebih, jalur produktivitas perusahaan juga menjadi terhambat.

“Misalnya, untuk satu kamar rumah sakit kelas satu, biaya perawatan selama seminggu bisa mencapai lebih dari 10 juta rupiah, belum termasuk biaya obat, dokter, dan lainnya. Jika 10 persen dari 1.000 karyawan terkena, biaya ini bisa mencapai miliaran rupiah,” ujar dia.

Oleh karena itu, tindakan pencegahan di sebuah perusahaan sangat perlu diterapkan guna mencegah hilangnya biaya yang tidak terlalu murah dan juga dapat mencegah efektifitas jalur produksi dari perusahaan tersebut.

Untuk diketahui bersama, vaksin DBD sendiri mengandung virus dengue yang sudah dilemahkan. Sehingga, virus tersebut tidak menyebabkan penyakit. Vaksin ini merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi yang dapat menetralisir virus sebelum menyebabkan penyakit.

Vaksin ini juga dapat diberikan untuk orang berusia 6 sampai dengan 45 tahun. Vaksin ini juga sangat disarankan untuk orang-orang yang belum pernah terinfeksi DBD, hanya saja tidak disarankan untuk orang memiliki masalah pada sistem imun. *(Chairul Rohman/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini