JAKARTA. DMKtv,- Pascal Struijk, bek tangguh milik Leeds United kini dikabarkan tengah diproses naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia atas rekomendasi langsung dari pelatih kepala, John Herdman.
Kabar mengejutkan ini datang ini dari postingan akun Instagram@footballstatistiknew dan transfer.bolaa.
“BREAKING: PASCAL STRUIJK DALAM PROSES BELA TIMNAS INDONESIA!,” dalam postingan tersebut.
Dalam postingan tersebut, menyebutkan melalui proses negosiasi yang cukup panjang dengan pihak federasi, pemain dengan nilai pasar mencapai Rp382,40 miliar tersebut disebut telah memberikan sinyal positif untuk menjalani naturalisasi dan membela skuad Garuda.
Isu naturalisasi pemain keturunan Indonesia ini sudah lama mencuat setelah bek Leeds United, Pascal Struijk, menunjukkan “kode” yang membuat publik Indonesia heboh.
Pemain yang berkarier di Liga Inggris itu diketahui memiliki tato bergambar Burung Garuda di kaki kirinya, simbol yang erat kaitannya dengan Indonesia.
Tato tersebut terlihat dalam unggahan Instagram Story milik Struijk beberapa waktu lalu.
Momen itu segera memicu spekulasi bahwa sang pemain semakin dekat untuk membela Timnas Indonesia, apalagi hingga kini ia belum pernah tampil bersama tim nasional Belanda.
Situasi itu membuka peluang besar bagi PSSI untuk meyakinkan Struijk agar bergabung melalui jalur naturalisasi.
Siapa Pascal Struijk?
Pascal Struijk memiliki nama lengkap Pascal Augustus Struijk. Ia lahir di Deurne, Belgia, pada 11 Agustus 1999.
Pemain berusia 26 tahun ini memiliki kewarganegaraan ganda Belanda dan Belgia.
Ia berposisi sebagai bek tengah kaki kiri dan saat ini memperkuat Leeds United di kompetisi Championship (Divisi 2 Liga Inggris).
Struijk bergabung dengan Leeds sejak 1 Januari 2020 dan masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2027.
Nama Struijk kembali mencuat setelah dikaitkan dengan rencana naturalisasi Timnas Indonesia.
Jika proses ini terealisasi, ia berpotensi menjadi tambahan penting di lini belakang skuad Garuda.
Pengalamannya bermain di kompetisi elite Eropa menjadi nilai lebih untuk memperkuat pertahanan Indonesia di level internasional.
Saat ini, publik menantikan langkah resmi dari PSSI terkait kelanjutan proses naturalisasi pemain yang disebut-sebut sebagai target lama pelatih Shin Tae-yong.
Meski dikaitkan dengan Indonesia, Struijk sebelumnya menegaskan bahwa ia masih memprioritaskan membela Timnas Belanda.
Dalam wawancara dengan ESPN Belanda, ia menyebut bahwa bermain untuk Belanda tetap menjadi impian utamanya.
Ia berharap suatu hari bisa mendapat panggilan dari pelatih Ronald Koeman.
“Bermain untuk tim nasional Belanda masih selalu menjadi impian bagi saya. Itu tergantung pada bagaimana kinerja saya di lapangan,” ujarnya.
Struijk sendiri belum pernah tampil di level senior untuk Belanda dan hanya sempat memperkuat tim U-17 pada 2016.
Musim ini, Struijk tampil cukup konsisten bersama Leeds United.
Ia bahkan beberapa kali dipercaya mengenakan ban kapten dalam pertandingan penting.
Dengan pengalaman bermain di kompetisi seperti Premier League, kualitas Struijk dinilai mampu meningkatkan soliditas lini pertahanan Timnas Indonesia.
Jika bergabung, Pascal Struijk diprediksi bisa menjadi tandem kuat bagi Jay Idzes di lini pertahanan.
Kombinasi keduanya diyakini dapat memberikan stabilitas dan kekuatan tambahan dalam berbagai skema permainan yang diterapkan Timnas Indonesia.
Struijk diketahui memiliki darah Indonesia dari garis keluarga ibunya.
Kakeknya, Peter Weydemuller, dan neneknya, Ineke van den Brink, berasal dari Surabaya, Jawa Timur.
Fakta ini menjadi salah satu dasar yang membuka peluang naturalisasi bagi sang pemain.
*(Subroto Dwi Nugroho/DISWAY.ID)











