Menlu Prancis: Serangan Israel ke Lebanon tidak dapat Ditoleransi

PARIS. DMKtv,- Menteri Luar Negeri (Menlu) Prancis Jean-Noel Barrot pada Kamis (9/4) menyampaikan bahwa serangan Israel terhadap Lebanon tidak dapat ditoleransi.

“Kami sangat mengecam serangan besar-besaran tersebut,” ujar Barrot melalui saluran radio France Inter.

Dia menyampaikan serangan itu semakin tidak dapat ditoleransi karena merusak gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang telah dicapai sebelumnya.

Barrot memperingatkan perang akan memicu perang lainnya dan sikap-sikap yang ada semakin radikal dan keras. Dia juga menekankan perundingan harus dimulai.

Barrot menyerukan pembukaan kembali Selat Hormuz, menekankan bahwa kebebasan berlayar di perairan internasional merupakan kepentingan bersama yang tidak dapat dihalangi oleh hambatan atau pembatasan apa pun terhadap lalu lintas kapal.

Dia menyatakan bahwa Prancis menentang penerapan pungutan terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Sejauh ini, serangan Israel di berbagai penjuru Lebanon pada Rabu (8/4) telah menewaskan sedikitnya 254 orang dan melukai 1.165 lainnya, berdasarkan data terbaru dari Pertahanan Sipil Lebanon. Kawasan padat penduduk di ibu kota Lebanon, Beirut, menjadi salah satu area yang paling parah terdampak.

Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Rabu mengecam serangan terbaru Israel terhadap Lebanon, seraya menekankan bahwa “Lebanon harus sepenuhnya tercakup” dalam gencatan senjata Timur Tengah.

*(Xinhua/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini