Krisis Bantuan di Gaza di tengah Gencatan Senjata

PALESTINA. DMKtv, – Dua minggu gencatan senjata antara Israel dan Hamas telah berlalu. Warga masih menyerukan peningkatan pasokan bantuan kemanusiaan. Hingga kini, volume bantuan yang masuk baru mencapai sekitar 15 persen dari jumlah yang tertera dalam kesepakatan damai.

Situasi di Gaza tetap tidak stabil. Militer Israel melancarkan serangan udara terhadap pangkalan Hamas sebagai balasan atas serangan terhadap pasukannya di wilayah tersebut. Menurut laporan Al-Jazeera, sedikitnya dua orang tewas dalam penembakan di Gaza tengah pada Jumat.

Di tengah kekerasan yang terus terjadi, kelaparan semakin memburuk. Pada Kamis, staf kantor NHK di Gaza menyaksikan warga mengantri beras dan kacang. Program Pangan Dunia (WFP) mendistribusi bantuan di Gaza utara.

Otoritas Gaza melaporkan bahwa rata-rata 89 truk bantuan memasuki wilayah itu setiap hari sejak gencatan senjata. Jumlah ini memang meningkat sekitar 1,5 kali lipat sejak September lalu, namun masih jauh dari target 600 truk per hari sesuai dalam perjanjian.

Seorang warga Gaza mengungkapkan bahwa bantuan yang diterimanya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. “Kalau kami berlima, bantuan itu habis dalam satu atau dua hari. Setelah itu, kami hanya bisa berkata, ‘Tuhan membantu kami,’” ujarnya dengan nada putus asa.

*(NHK News/DMKtv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini