Kenang Try Sutrisno, Gibran: Pengabdiannya jadi Sejarah Penting Bangsa

JAKARTA. DMKtv,- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengenang mendiang Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno sebagai sosok yang pengabdiannya menjadi bagian penting dalam sejarah bangsa Indonesia.

“Keteladanan, integritas, dan pengabdiannya akan selalu menjadi bagian penting dalam sejarah Bangsa Indonesia,” kata Gibran dalam unggahan di akun Instagram resmi (@gibran_rakabuming), Senin.

Wapres mengatakan bangsa Indonesia kehilangan seorang pemimpin yang mendedikasikan hidupnya bagi negara, sejak berkarier sebagai prajurit hingga menjadi negarawan.

Dalam kesempatan itu, Gibran turut menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Try Sutrisno setelah menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Wapres pun mendoakan agar seluruh amal ibadah dan pengabdian almarhum diterima, kesalahan diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran.

“Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara, mengampuni semua kesalahannya, dan memberikan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan, amin,” kata Gibran.

Try Sutrisno, yang menjabat sebagai Wapres Ke-6 pada masa pemerintahan Presiden Ke-2 Soeharto, meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta, Senin pagi. Almarhum wafat pada usia 90 tahun.

Adapun Gibran pernah berkunjung langsung menemui Try Sutrisno pada 13 Agustus 2025. Dalam kunjungan itu, Gibran menyampaikan undangan Peringatan HUT RI ke-80 kepada Try Sutrisno, yang diterima dengan penuh perhatian.

Dalam suasana pertemuan yang hangat dan penuh rasa hormat, Wapres disambut langsung oleh Try Sutrisno, Ibu Tuti Try Sutrisno, dan putri pertama Wapres Ke-6 ini Nora Tristyana Try Sutrisno.

Diskusi yang terjalin berlangsung dinamis, membahas pengalaman kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta pandangan strategis dalam menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika global.

Pada kesempatan ini, Try Sutrisno juga memberikan wejangan terkait pentingnya pembangunan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi kemajuan bangsa.

*(Fathur Rochman/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini