Kedaulatan Dagang Taiwan dengan menolak Usulan “50–50” Produksi Chip AS

TAIWAN. DMKtv, – Di tengah tarif tinggi oleh AS, Taiwan menolak usulan bahwa produksi chip global harus dibagi setengah antara Taiwan dan Amerika Serikat. Pernyataan itu keluar dari ketua tim negosiasi tarif Taiwan yang baru kembali dari pembicaraan perdagangan di AS.

Kepentingan Vital dalam Industri Semikonduktor

Taiwan adalah pusat manufaktur chip dunia: perusahaan seperti TSMC menempati posisi sentral dalam rantai pasokan global semikonduktor.

Sementara itu, AS terus berupaya memperkuat kemandirian teknologi domestiknya — di tengah kekhawatiran keamanan nasional dan gangguan rantai pasokan global. Nihilnya ketergantungan pada tangan asing kini menjadi slogan utama kebijakan teknologi Washington.

Dalam suasana ini, ide pembagian produksi 50 : 50 muncul sebagai usulan strategis dari AS. Pembagian ini sebagai cara untuk mengurangi risiko fokus manufaktur berlebihan di satu wilayah, menurut kenaifan AS. Tapi menurut Taiwan, gagasan ini bukanlah tawaran baru dalam diplomasi, melainkan tekanan halus yang mesti ditolak. “Kami Tidak Pernah Sepakati 50 : 50”, Tegas Taiwan.

Setibanya di Taipei, Wakil Perdana Menteri Cheng Li‑chiun mengaku tidak mengosiasikan hal itu. Cheng menegaskan bahwa tim negosiasi Taiwan tidak pernah membahas atau menyetujui skema 50 : 50 dalam produksi chip. Ia menolak gagasan tersebut dan menyatakan bahwa Taiwan tidak akan tunduk pada syarat semacam itu.

Saat bernegosiasi, Cheng hanya membicarakan mengenai tarif dan kuota teknis, bukan pembagian produksi chip dengan skema setengah-setengah.

Bagaimana AS Merespons?

Sejauh ini, Departemen Perdagangan AS dan Office of the United States Trade Representative belum memberikan respons atas penolakan Taiwan.

Washington akan terus mendorong kebijakan insentif domestik (asterisk: insentif finansial, regulasi, subsidi). AS akan membawa sebagian produksi ke dalam negeri, tanpa membuat Taiwan merasa terpojok secara politik.

*(Ben Blanchard-Reuters/DMKtv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini