Jerman: Serangan Israel ke Lebanon Ancam Proses Perdamaian Kawasan

MOSKOW. DMKtv,- Kanselir Jerman Friedrich Merz, Kamis (9/4) mengkritik keras serangan Israel terhadap Lebanon dan menilai bahwa tindakan tersebut berpotensi menggagalkan proses perdamaian di kawasan Timur Tengah.

“Kami memantau dengan sangat prihatin situasi di Lebanon selatan. Kebrutalan cara Israel melancarkan perang di sana dapat menggagalkan seluruh proses perdamaian. Ini tidak boleh dibiarkan terjadi,” kata Kanselir Merz di Berlin saat membahas situasi internasional.

Merz juga mengatakan bahwa bersama para pemimpin negara dan pemerintahan lainnya, pada Rabu (8/4), ia telah menyampaikan seruan kepada pemerintah Israel agar menghentikan serangan terhadap Lebanon.

Ia menambahkan bahwa Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul juga telah membahas isu tersebut sebanyak dua kali dalam percakapan dengan mitra Israel, Gideon Saar.

“Saya juga menjalin komunikasi pribadi dengan Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu. Seperti dalam beberapa pekan terakhir, kami terus berkoordinasi secara erat dan berkelanjutan dengan para mitra kami di Eropa dan kawasan,” ujar Merz.

Pada Selasa (7/4) malam, Presiden AS Donald Trump mengatakan telah menyepakati gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran.

Pada saat yang sama, pesawat tempur dan artileri Israel pada Rabu menyerang puluhan permukiman di Lebanon selatan, termasuk di kota besar Tyre.

Menurut Trump, penghentian serangan Israel terhadap Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan dengan Iran karena kelompok Hizbullah. Namun, Iran menganggap ini sebagai pelanggaran gencatan senjata yang telah disepakatinya bersama AS.

*(Sputnik/RIA Novosti-OANA/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini