Israel akan kembali mengaktifkan Gencatan Senjata setelah melakukan beberapa Serangan di Gaza

GAZA. DMKtv, – Israel kembali mengaktifkan penegakan gencatan senjata setelah melancarkan serangan udara intensif di Gaza dalam beberapa jam terakhir. Kedua belah pihak langsung saling menuduh melakukan pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata.

Militer Israel menyatakan bahwa pasukan Hamas menembakkan rudal anti-tank dan melepaskan tembakan ke arah pasukan IDF di sekitar Rafah, menyebabkan dua tentara tewas. Namun, Hamas membantah keterlibatan dalam bentrokan di lokasi tersebut.

Hamas langsung mengecam Israel karena terus melanggar perjanjian gencatan senjata. Sementara itu, IDF menyebut dugaan serangan oleh Hamas sebagai pelanggaran terang-terangan.

Rumah sakit di Gaza melaporkan 44 orang tewas hari ini di seluruh wilayah, sedangkan militer Israel menyebut dua tentaranya gugur.

Kampanye militer Israel di Gaza diluncurkan sebagai tanggapan atas serangan 7 Oktober 2023, di mana kelompok bersenjata pimpinan Hamas menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel selatan dan menyandera 251 warga. Sejak itu, menurut Kementerian Kesehatan Gaza, lebih dari 68.000 orang di wilayah itu telah meninggal akibat serangan Israel.

*(Anas/DMKtv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini