JAKARTA. DMKtv,- Pilu dirasakan rakyat Iran di saat mengetahui bayi berusia 20 hari tewas terbunuh dalam serangan AS-Israel.
Warga Iran menggelar upacara pemakaman untuk Mohammad Ali Kayalha, bayi berusia 20 hari yang tewas dalam serangan AS-Israel di kota Qazvin, menurut kantor berita Fars.
Sebuah video yang diunggah di X oleh Fars menunjukkan seorang pria mengangkat jenazah bayi yang telah dikafani, sementara kerumunan besar melantunkan seruan duka atas kematian Kayalha.
Bayi tersebut tewas bersama ibu dan saudaranya setelah serangan di kawasan permukiman Majidieh di Teheran, menurut Tehran Times.
Dilansir dari Al Jazeera, setidaknya 204 anak telah tewas di Iran sejak AS dan Israel melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari.
Lebih dari 1.400 orang tewas saat serangan AS-Israel menghantam rumah, rumah sakit, dan sekolah di seluruh Iran.
Laporan ledakan juga datang dari bagian timur Teheran serta dari kota-kota lain, termasuk Kharg.
Sejak awal konflik, lebih dari 200 kota telah terkena serangan udara Amerika dan Israel. Lebih dari 1.400 orang tewas, dengan banyak lainnya terluka.
Dan terkait target, bukan hanya markas militer, kantor polisi, atau gedung pemerintah, kawasan permukiman juga turut diserang.
Sejumlah besar lokasi yang terkena serangan adalah rumah dan apartemen milik warga sipil biasa.
Sekolah, rumah sakit, bahkan bangunan milik Bulan Sabit Merah juga telah menjadi sasaran selama tiga minggu terakhir.
Di sisi lain, serangan rudal Iran telah menghantam kota Dimona di Israel selatan, dekat dengan sebuah fasilitas nuklir.
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan tidak mengetahui adanya kerusakan pada fasilitas penelitian nuklir yang terletak sekitar delapan mil (13 km) di luar Dimona.
Televisi pemerintah Iran menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan respons atas laporan serangan terhadap fasilitas nuklir Natanz milik Iran sebelumnya pada hari Sabtu.
IAEA mengatakan “tidak ada peningkatan tingkat radiasi di luar lokasi” yang dilaporkan setelah insiden tersebut.
*(Marieska Harya Virdhani/DISWAY.ID)











