WASHINGTON. DMKtv,- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump membuka kemungkinan pengiriman pasukan darat AS ke Iran.
Pernyataan Donald Trump soal pasukan darat ke Iran disampaikan usai Operasi Epic Fury dilancarkan untuk melumpuhkan struktur militer dan politik Teheran.
Dalam wawancara terbarunya, Donald Trump menegaskan dirinya tidak ingin membatasi opsi militer Amerika Serikat terhadap Iran.
Donald Trump menyebut bahwa keputusan mengirim pasukan darat ke Iran bisa saja diambil jika situasi benar-benar mengharuskannya.
Operasi Epic Fury Diklaim Lebih Cepat dari Target
Menurut Donald Trump, Operasi Epic Fury terhadap Iran berjalan jauh lebih cepat dari jadwal awal.
Operasi Epic Fury bahkan disebut telah menewaskan puluhan pejabat penting Iran dalam waktu singkat.
Donald Trump mengklaim sebanyak 49 tokoh kepemimpinan Iran tewas dalam operasi militer tersebut.
Keberhasilan Operasi Epic Fury, menurut Donald Trump, menjadi bukti efektivitas strategi militer Amerika Serikat.
Awalnya konflik Amerika Serikat dan Iran diperkirakan berlangsung sekitar empat minggu.
Akan tetapi Donald Trump menyebut target utama dalam konflik Iran berhasil dicapai hanya dalam satu hari.
Pentagon: Belum Ada Pasukan AS di Iran!
Meski demikian, Pentagon tidak menutup kemungkinan pengerahan pasukan darat AS ke Iran di masa mendatang.
Pernyataan Pentagon terkait konflik Amerika Serikat dan Iran menunjukkan bahwa semua opsi militer masih terbuka.
Langkah ini menambah ketegangan geopolitik global yang sudah memanas sejak akhir pekan lalu.
Donald Trump mengungkapkan bahwa keputusan menyerang Iran diambil setelah pembicaraan terakhir di Jenewa gagal mencapai kesepakatan.
Intelijen Amerika Serikat disebut menemukan proyek nuklir Iran di lokasi berbeda yang sebelumnya tidak terdeteksi.
Menurut Donald Trump, Iran diam-diam melanjutkan program pengayaan nuklir di fasilitas baru.
Temuan proyek nuklir Iran tersebut menjadi alasan utama dilancarkannya Operasi Epic Fury.
Donald Trump menegaskan bahwa menghentikan ambisi senjata nuklir Iran adalah prioritas keamanan nasional Amerika Serikat.
Konflik Amerika Serikat dan Iran, menurutnya, lebih baik terjadi sekarang daripada membiarkan ancaman nuklir berkembang.
Donald Trump Tak Takut Ancaman Balasan Iran
Meski ketegangan meningkat, Donald Trump mengaku tidak khawatir terhadap potensi serangan balasan Iran.
Donald Trump menilai Amerika Serikat mampu mengatasi segala bentuk ancaman yang mungkin muncul dari Iran.
Dalam pernyataannya, Donald Trump juga menyebut sebagian besar rakyat Amerika mendukung kebijakan tegas terhadap Iran.
Walau sejumlah survei awal menunjukkan perbedaan pendapat, Trump tetap yakin langkahnya adalah keputusan yang tepat.
Perkembangan terbaru konflik Amerika Serikat dan Iran memperlihatkan eskalasi signifikan di kawasan Timur Tengah.
Dengan opsi pasukan darat AS ke Iran masih terbuka, dunia kini menanti langkah lanjutan dari Gedung Putih.
Operasi Epic Fury menjadi salah satu tindakan militer paling berani dalam kebijakan luar negeri Donald Trump.
Keputusan Amerika Serikat terhadap Iran diperkirakan akan memengaruhi stabilitas regional dan geopolitik global dalam beberapa pekan ke depan.
*(Risto Risanto/DISWAY.ID)











