MAGELANG. DMKtv,- Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia dalam posisi optimis saat menghadapi berbagai macam tantangan akibat krisis global saat ini karena memiliki berbagai sumber daya yang kuat.
“Jadi di tengah dunia krisis, banyak negara cemas. Kita harus waspada, tapi kita optimis. Kita akan menghadapi tantangan beberapa bulan yang akan datang, tapi kita punya ‘resources‘ (sumber daya), kita punya sumber-sumber yang sangat kuat, sangat banyak,” kata Presiden Prabowo Subianto dalam peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas, di Magelang, Jawa Tengah, Kamis.
Namun, meski memiliki sumber daya yang kuat, Presiden mengingatkan pentingnya melakukan penghematan energi dan beralih ke penggunaan energi bersih atau energi baru terbarukan (EBT).
Peralihan ke penggunaan kendaraan listrik menjadi salah satu solusi yang terus didorong untuk menekan penggunaan bahan bakar fosil yang dapat menghasilkan karbon dioksida.
Dia juga menyampaikan apresiasi dan kebanggaan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk memproduksi bus dan truk yang menggunakan energi listrik.
“Memang rencana kita, saya berharap pada 2028, kita akan produksi secara besar-besaran mobil sedan dari listrik. Jadi, sekarang sudah ada bus listrik, truk dari listrik dan kemampuannya juga cukup besar dan membanggakan,” kata Prabowo.
Tidak hanya itu, dia juga menyampaikan bahwa komponen tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dalam produksi bus dan truk itu sudah mencapai 40 persen.
“Dalam waktu sebentar lagi, mungkin dua tahun lagi akan menuju 60 persen. Dua tahun setelah itu, akan menuju 80 persen,” tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas di Magelang, Jawa Tengah.
Kepala Negara mengatakan inisiatif tersebut sebagai tonggak penting dalam pengembangan industri nasional dan menyatakan akan terus memantau perkembangan proyek tersebut, termasuk memberikan dukungan apabila terdapat kendala.
*(Prisca Triferna Violleta/ANTARA)










