Hobi Perang, 7 Daftar Negara yang Diserang AS di Bawah Trump, Terbaru Iran dan Venezuela

JAKARTA. DMKtv,- Daftar negara yang diserang Amerika Serikat (AS) selain Iran di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump.

Perang Iran menambah daftar panjang keterlibatan AS dalam konflik dan urusan politik negara lain.

Perang yang melibatkan AS-Israel vs Iran telah berlangsung sejak Februari 2026.

AS memang kerap terlibat perang. Bahkan, negara tersebut sejak Perang Dunia II menjadi kekuatan utama dunia yang mengendalikan perang.

Terbaru bersama Israel, Amerika Serikat telah memicu perang Iran hingga berdampak bagi ekonomi global dan energi.

Perang Iran-Amerika membuat banyak negara melakukan langkah-langkah penghematan energi.

Daftar Negara yang Diserang AS di Bawah Trump

Presiden Donald Trump dalam setahun terakhir telah meningkatkan intensitas operasi militer Amerika Serikat ke sejumlah negara, terutama di kawasan Timur Tengah.

Langkahnya turut memicu sorotan internasional karena dinilai memperluas eskalasi konflik di beberapa titik panas dunia.

AS sepanjang 2025 hingga awal 2026 di bawah kepemimpinan Trump telah melancarkan serangan militer ke tujuh negara dengan berbagai alasan.

Serangan militer dilakukan mulai dari peninadakan terhadap kelompok bersenjata hingga tanggapan atas ancaman terhadap kepentingan Amerika Serikat dan sekutunya.

Berikut tujuh negara yang diserang AS oleh Trump dalam setahun terakhir.

1. Yaman

Kawasan Timur Tengah menjadi target sasaran serang Amerika Serikat.

AS menargetkan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran dalam rangkaian serangan udara dan laut sejak awal 2024.

Reuters melaporkan operasi ini disebut sebagai respons atas serangan Houthi terhadap kapal-kapal di Laut Merah yang dikaitkan dengan Israel.

Serangan meningkat tajam di bawah pemerintahan Trump pada Maret 2025 dalam misi bernama “Operasi Rough Rider”.

Dalam serangan ini, ratusan anggota Houthi diklaim tewas, sementara otoritas kesehatan setempat melaporkan lebih dari 100 korban jiwa dengan sebagian besar warga sipil.

Hingga operasi ini mereda usai gencatan senjata yang dimediasi Oman pada Mei lalu.

2. Somalia

Di bawah kepemimpinan Presiden Trump, Somalia turut menjadi target serangan.

AS telah lama terlibat dalam pelatihan militer dan operasi udara terhadap kelompok bersenjata, seperti al-Shabab yang berafiliasi dengan al-Qaeda serta ISIS-Somalia.

Dalam setahun terakhir, akibat aktivitas kelompok bersenjata tersebut, dilaporkan ribuan orang tewas.

Serangan udara semakin meningkat secara signifikan di masa jabatan keduanya.

3. Suriah

AS melancarkan serangan terhadap sekitar 70 posisi ISIS di Suriah pada 19 Desember sebagai balasan atas serangan di Palmyra yang menewaskan dua tentara dan seorang penerjemah sipil.

Presiden AS itu menyalahkan ISIS atas insiden tersebut.

Ia kemudian mengumumkan operasi pembalasan bernama “Hawkeye” yang diklaim merusak sejumlah fasilitas penyimpanan senjata ISIS.

4. Nigeria

Negara Bagian Sokoto, barat laut Nigeria mendapatkan serangan militer pada Hari Natal 2025.

Operasi yang disebut akan dahsyat dan mematikan ini menargetkan kelompok yang diklaim Washington berafiliasi dengan ISIS.

AS melancarkan serangan setelah berminggu-minggu tekanan diplomatik terhadap pemerintah Nigeria.

5. Irak

Daftar negara yang diserang AS di bawah Trump, yakni Irak.

Serangan udara dilancarkan di Provinsi Anbar pada 13 Maret 2025.

Akibatnya, seorang pemimpin senior ISIS dilaporkan tewas.

Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) mengatakan operasi dilakukan bersama intelijen Irak dan kematian target dikonfimasi melalui tes DNA.

Amerika Serikat diketahui telah melakukan operasi terhadap ISIS di Irak sejak 2014, termasuk pada era Presiden Barack Obama dan kerja sama keamanan dengan Baghdad terus berlanjut hingga kini.

6. Venezuela

Pada akhir Desember 2025, Amerika menyerang pesisir Venezuela yang diklaim sebagai tempat bongkar muat narkoba.

Dikutip dari Al Jazeera, Amerika telah mengerahkan pasukan di kawasan Laut Karibia sejak Agustus 2025.

Pemerintahan Donald Trump mengklaim operasi ini bertujuan untuk mencegah penyelundupan narkoba ke negeri Abang Sam.

Pasukan Amerika Serikat pun menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores di Caracas, Venezuela pada Januari 2026 atas tuduhan perdaganan narkoba.

7. Iran

Bersama Israel, AS menyerang Iran pada 28 Februari 2026.

Iran menjadi negara terbaru yang diserang dalam operasi gabungan AS-Israel.

Berdasarkan laporan Al Jazeera, Washington dan Tel Aviv menyebut langkah itu sebagai aksi pencegahan terhadap dugaan pengembangan senjata nuklir oleh Teheran.

Sercaran tersebut memicu eskalasi cepat saat Iran membalas dengan menargetkan sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah, termasuk markas Armada Ke-5 Angkatan Laut AS di Bahrain serta instalasi militer di Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Irak.

*(Adinda Salsabila/DISWAY.ID)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini