Gibran Berharap Proyek Talavera Jetty di Tuban segera Beroperasi

TUBAN. DMKtv,- Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi Talavera Project Jetty milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG di kawasan Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur Jumat.

Sebagaimana keterangan yang diterima di Jakarta, dalam peninjauan tersebut, Wapres mengapresiasi perkembangan proyek yang telah mencapai 98 persen.

“Semoga segera operasional dan mendukung peningkatan kapabilitas bangsa di kancah global serta agenda pembangunan berkelanjutan, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di mancanegara,” kata Gibran.

Peninjauan itu dilakukan untuk melihat langsung perkembangan proyek yang diharapkan memperkuat kapasitas ekspor serta meningkatkan daya saing industri semen nasional di pasar global.

Proyek yang dikelola oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk tersebut dirancang sebagai fasilitas ekspor semen berkapasitas besar dengan dukungan teknologi modern guna meningkatkan efisiensi operasional dan distribusi.

Dalam tinjauannya, Wapres melihat sejumlah fasilitas utama yang diproyeksikan mampu mengirim 500 ribu hingga 1 juta ton semen ke pasar internasional.

Proyek tersebut merupakan bagian dari kerja sama strategis antara SIG melalui PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dan Taiheiyo Cement Corporation yang telah terjalin sejak 2021.

Proyek itu mencakup pengembangan terminal khusus dari kapasitas 15.000 Deadweight Ton (DWT) menjadi 50.000 DWT melalui pembangunan jetty trestle dan jetty platform baru yang terhubung dengan fasilitas dermaga yang telah ada.

Selain itu, pengembangan juga meliputi pembangunan fasilitas produksi seperti blending silo system berkapasitas 8.000 ton, clinker silo system berkapasitas 15.000 ton, serta dua cement silo system masing-masing berkapasitas 18.000 ton.

Untuk mendukung distribusi, proyek itu dilengkapi fasilitas transport berupa tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer, tripper conveyor serta ship loader berkapasitas 1.000 tons per hour (tph) yang berfungsi mengirim semen curah dari pabrik menuju kapal di dermaga.

Sementara itu, Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan proyek itu diharapkan dapat segera rampung dan beroperasi optimal pada pertengahan tahun 2026.

Dia mengatakan proyek tersebut akan menjadi tonggak penting tidak hanya dalam memperkuat kapasitas distribusi, tetapi juga berkontribusi terhadap daya saing pasar ekspor dan memperkuat jaringan distribusi global Perseroan di tengah tantangan pasar domestik yang semakin kompetitif, serta kondisi kelebihan kapasitas yang dihadapi industri semen domestik.

“Semoga kerja sama dengan Taiheiyo ini membawa hasil optimal dan berkontribusi pada pertumbuhan kinerja kedua grup. Dan yang paling penting, memperluas layanan karya anak bangsa di kancah dunia,” ujar Indrieffouny.

Peninjauan itu juga sejalan dengan arahan Prabowo Subianto agar pemerintah terus mendorong penguatan sektor industri strategis nasional melalui pembangunan infrastruktur industri, peningkatan kapasitas produksi, serta penguatan konektivitas logistik guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Turut mendampingi Wapres dalam peninjauan tersebut, di antaranya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto serta Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky bersama jajaran terkait.

*(Fathur Rochman/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini