Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Dicecar 50 Pertanyaan di Bareskrim, Apa Hasilnya?

JAKARTA. DMKtv,- Tim Penyidik Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Tipideksus) Bareskrim Polri terus mengembangkan kasus dugaan tindak pidana penggelapan dana yang melibatkan PT Dana Syariah Indonesia.

Ketua Tim Penyidik, Brigjen Pol Susatyo Purnomo mengatakan Dude Harlino dan Alyssa Soebandono telah diperiksa terkait keterlibatan mereka dalam mempromosikan PT DSI.

“DH dan AS diperiksa oleh tim penyidik terkait perannya sebagai brand ambassador PT DSI,” katanya kepada disway.id, Kamis 2 April 2026.

Pemeriksaan terhadap keduanya berlangsung cukup intensif, dimulai sejak pukul 11.00 hingga 16.00 WIB.

Dalam proses tersebut, penyidik melontarkan puluhan pertanyaan guna mendalami sejauh mana keterlibatan mereka.

“Keduanya diperiksa dengan sekitar 30 dan 20 pertanyaan,” ujarnya.

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa total 90 orang saksi dalam kasus ini.

Dari hasil penyelidikan, polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, dengan tiga di antaranya telah dilakukan penahanan.

Sementara itu, satu tersangka lainnya dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan pada pekan depan guna melengkapi berkas perkara.

Tak hanya itu, penyidik juga tengah menyiapkan langkah strategis untuk memulihkan kerugian korban.

Salah satunya dengan mempertimbangkan peningkatan status korporasi PT DSI menjadi tersangka.

“Dalam rangka recovery asset untuk restitusi kepada korban, penyidik berencana menaikkan status korporasi sebagai tersangka. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” tegasnya.

Sebelumnya, aktor Dude Harlino dan Alyssa Soebandono memenuhi panggilan penyidik Bareskrim terkait dugaan penipuan dan pengelolaan dana bermasalah PT Dana Syariah Indonesia (DSI).

Dude mengaku kehadirannya di Bareskrim untuk memberikan keterangan sebagai bagian dari proses klarifikasi.

“Undangan untuk ngasih keterangan terkait DSI ini dari Bareskrim,” katanya kepada awak media, Kamis 2 April 2026.

Ia mengaku pemeriksaan kali ini merupakan yang pertama kalinya sejak kasus tersebut mencuat.

“Iya betul, ini pertama kali. Mungkin Bareskrim nanti butuh informasi dari kita, mudah-mudahan bisa bermanfaat,” terangnya.

Lebih lanjut, dirinya mengakui pernah dipercaya sebagai brand ambassador (BA) PT DSI selama kurang lebih tiga tahun.

“Dari 2022 sampai 2025, sekitar tiga tahun,” sebutnya.

Namun, ia memastikan kerja sama tersebut kini telah berakhir. “Sekarang sudah selesai,” terangnya.

*(Rafi Adhi Pratama/DISWAY.ID)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini