Baterai jadi Faktor Penentu dalam Pasar Mobil Listrik Bekas

JAKARTA. DMKtv, – Kesehatan baterai kini menjadi pertimbangan utama dalam pembelian mobil listrik bekas. Dengan meningkatnya penjualan EV, konsumen tak lagi hanya melihat usia dan jarak tempuh kendaraan, tetapi juga state of health (SOH) baterai.

Ketika Seorang Kerry Dunstan membeli Nissan Leaf 2021 dengan SOH 93%, performa mobilnya tetap stabil setelah tiga bulan. Kondisi itu membuat perusahaan analitik seperti Aviloo dan ClearWatt kini menjadi penting. Mereka menyediakan laporan kondisi baterai independen yang sangat memengaruhi keputusan pembelian.

“Laporan kesehatan baterai membantu menjual 9 dari 10 mobil,” kata David Smith, direktur penjualan di Cleevely Electric Vehicles.

Teknologi tes yang ditawarkan mencakup pemantauan penggunaan harian hingga analisis cepat dalam dua menit. Hasil tes seringkali berbeda dari angka SOH mobil itu sendiri, kata CEO Aviloo, Marcus Berger.

Sementara sebagian pengguna, seperti Lucy Hawcroft di Selandia Baru, pernah mengalami penurunan SOH secara drastis, sebagian besar masih puas dengan jarak tempuh yang tersisa.

Peneliti memperkirakan baterai baru dapat bertahan hingga 10.000 siklus pengisian. Selain itu, baterai bekas kini bisa bermanfaat sebagai penyimpanan energi di berbagai industri.

*(BBCNews/DMKtv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini