LOS ANGELES. DMKtv,- Amerika Serikat (AS) mencatatkan sedikitnya 20 juta kasus sakit selama musim flu sampai saat ini, menurut perkiraan terbaru yang dirilis oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS pada Jumat (30/1).
CDC menyatakan bahwa aktivitas influenza musiman masih tinggi di seluruh AS dan meningkat dalam pekan yang berakhir pada 24 Januari, setelah tiga pekan berturut-turut mengalami penurunan.
CDC memperkirakan musim flu saat ini telah mengakibatkan sedikitnya 20 juta kasus sakit, 270.000 kasus rawat inap, dan 11.000 kasus kematian.
Pekan ke-52 menandai puncak mingguan tertinggi kedua untuk jumlah kasus rawat inap terkait influenza sejak musim 2010-2011.
Kasus pada anak-anak di bawah usia 18 tahun mencatatkan tingkat rawat inap mingguan tertinggi yang tercatat dalam lebih dari satu dekade, menurut CDC.
Virus influenza A (H3N2) merupakan galur virus yang paling sering dilaporkan sejauh musim ini. Meskipun aktivitas influenza A masih stabil, tetapi aktivitas influenza B meningkat secara nasional, sebut CDC.
Di AS, musim flu umumnya berlangsung pada musim gugur dan musim dingin, dengan puncak aktivitas biasanya terjadi pada Desember hingga Februari, menurut CDC.
CDC terus mengimbau semua orang berusia enam bulan ke atas yang belum menerima vaksin flu musim ini untuk segera mendapatkannya. Sekitar 130 juta dosis vaksin influenza telah didistribusikan di AS musim ini.
*(Xinhua/ANTARA)











