AMERIKA SERIKAT. DMKtv, – Presiden Donald Trump memerintahkan pengerahan hingga 300 anggota Garda Nasional. Beberapa pejabat kota mengecam pengerahan ini sebagai penyalahgunaan kekuasaan dan upaya menciptakan ketegangan. sementara Trump bersikeras bahwa tindakan ini diperlukan untuk menjaga keamanan. Penolakan serupa juga terjadi di negara bagian lain seperti Oregon dan California
Pengerahan Pasukan di Chicago
Pemerintahan Presiden Donald Trump berencana mengerahkan pasukan Garda Nasional Illinois. Pengerahan 300 anggota pasukan ke wilayah Chicago setidaknya dalam 60 hari. Kabar ini berasal dari sebuah memo Menteri Pertahanan Pete Hegseth kepada pimpinan Garda Nasional Illinois.
Memo itu menyebutkan, presiden memanggil anggota Garda untuk melindungi lembaga yang menjalankan fungsi-fungsi federal. Pasukan ini fokus mengamankan U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE), Federal Protective Service, dan personel pemerintah federal lainnya. Pasukan Garda Nasional juga bertugas menegakan hukum federal, serta untuk melindungi properti federal di lokasi demonstrasi.
Pengerahan pasukan Garda Nasional negara bagian yang dilakukan mendapat penolakan dari Gubernur dari Partai Demokrat JB Pritzker. Aktivis Partai Demokrat mengecamnya sebagai upaya perebutan kekuasaan oleh presiden untuk menebar ketakutan dan perpecahan.
Pritzker mengatakan akan memanggil Garda Nasional dan menyatakan bahwa pengerahan secara federal, tanpa persetujuannya, adalah ilegal. Ia juga bersumpah akan membawa kasus ini ke pengadilan. Posse Comitatus Act tahun 1878 melarang militer melakukan kegiatan penegakan hukum di dalam negeri AS.
Pro-Kontra Pengerahan Pasukan di Chicago
Seorang juru bicara Pritzker mengatakan pada hari Minggu bahwa gubernur belum berkomunikasi dengan pejabat pemerintahan Trump mengenai pengerahan tersebut.
“Gubernur tidak menerima panggilan dari pejabat federal mana pun. Garda Nasional Illinois telah mengomunikasikan kepada Departemen Perang. Situasi di Illinois tidak memerlukan penggunaan militer. Gubernur menolak pengerahan Garda Nasional dalam status apa pun,” kata juru bicara gubernur melalui email.
Sementara Gedung Putih bersikeras. Pengerahan pasukan ini diperlukan untuk menjamin keselamatan agen federal dan fasilitas federal. Aksi ini bagian dari peningkatan penegakan imigrasi yang dilakukan pemerintahan Trump. Kebijakan pengamanan aset federal berlangsung di wilayah Chicago selama sebulan terakhir.
Akan tetapi memo tersebut tidak menyebutkan secara spesifik di mana pengerahan pasukan akan dilakukan. Kepala Biro Garda Nasional, Ketua Kepala Staf Gabungan, dan Komandan Komando Utara AS berkoordinasi dengan Garda Nasional Illinois.
Konfirmasi Gedung Putih, pada Minggu malam, anggota Garda Nasional Illinoise ini bertugas ke wilayah Chicago. Mereka bekerja tanpa bayaran hingga penutupan pemerintahan federal diselesaikan.
Garda Nasional di Chicago, Ilegal
Trump juga mengatakan bahwa Pritzker “takut akan nyawanya,”. Gubernur tidak ingin berselisih dengan pemerintahan Trump, atas organisasi dan jaringan yang terafiliasi di balik penegakan imigrasi di wilayah Chicago.
Trump mengulang statistik kejahatan dari Chicago yang sering ia kutip. Ia memuji upayanya memfederalisasi penegakan hukum di Washington, D.C. Presiden mengkritik Pritzker sebagai seorang kritikus utama Trump. Terkait hal itu, Pritzker mengklaim bahwa “Chicago adalah tempat yang indah” sementara pemerintah Trump berasumsi “mereka butuh bantuan.”
Trump berkata “Saya yakin para politisi berada dalam ancaman, karena tidak mungkin seseorang bisa mengatakan bahwa segalanya baik-baik saja di Chicago,”. “Tidak ada kota di dunia yang seperti itu. Kami akan membereskannya. Dan saya pikir Pritzker, dia bukan orang bodoh. Saya pikir dia takut akan nyawanya.”
Pritzker, berbicara di acara CNN ‘State of the Union’, mengatakan bahwa justru pemerintahan Trump dan agen federal yang melakukan penggerebekan. Trump “membuatnya menjadi zona perang.”
“Merekalah yang menginginkan kekacauan di jalanan. Mereka ingin menciptakan zona perang agar bisa mengirim lebih banyak pasukan,” kata Pritzker.
Senator AS Tammy Duckworth, seorang veteran Perang Irak yang pensiun sebagai letnan kolonel di Garda Nasional Angkatan Darat Illinois, berusaha meredakan kekhawatiran akan konfrontasi dengan pengerahan Garda Nasional Illinois.
“Jadi mereka adalah warga Illinois sendiri, mereka saudara kita, tetangga kita. Saya mungkin pernah bertugas dengan banyak dari mereka, terutama para pemimpinnya. Dan mereka akan tetap berada di rumah. Kami akan menyambut mereka,” kata Duckworth yang juga seorang Demokrat dari Illinois.
“Itu adalah penyalahgunaan Garda Nasional. Mereka tidak dibutuhkan, tapi kami akan menyambut mereka, karena mereka adalah saudara-saudara kami, dan kami bangga terhadap Garda Nasional kami,” katanya.
Pengerahan Pasukan di Oregon
Langkah Trump untuk memfederalisasi dan mengerahkan Garda Nasional Illinois ini sebagai usaha untuk menghindari perintah penahanan sementara oleh hakim federal di Oregon. Sebelumnya, pada Sabtu malam Hakim Federal Oregon memblokir mobilisasi 200 anggota Garda Nasional Oregon di Portland. Pada hari Minggu, Trump memfederalisasi 300 anggota Garda Nasional dari California untuk dikerahkan ke Portland. Bagi Gubernur California Gavin Newsom, tindakan ini sebagai “penyalahgunaan kekuasaan yang luar biasa”. Ia berjanji akan mengambil langkah hukum untuk menghentikannya.
“Pemerintahan Trump secara terang-terangan menyerang hukum itu sendiri dan mewujudkan kata-kata berbahaya. Mereka mengabaikan perintah pengadilan dan memperlakukan hakim sebagai lawan politik,” kata Newsom. Hakim itu sendiri bahkan yang ditunjuk oleh Presiden.
Jaksa Agung Illinois Kwame Raoul belum memiliki rencana khusus untuk mengajukan gugatan baru terhadap pemerintahan Trump. Sementara Annie Thompson, juru bicara Raoul, mengatakan bahwa jaksa agung “berkomitmen untuk menegakkan Konstitusi dan membela supremasi hukum.”
“Kantor kami tidak akan ragu mengambil tindakan hukum jika terjadi pengerahan yang melanggar hukum di mana pun di Illinois,” kata Thompson.
Juru bicara Jaksa Agung Oregon dari Partai Demokrat, Dan Rayfield, mengatakan bahwa kantornya “telah berkomunikasi dan berkoordinasi” dengan kantor Raoul. Sebelumnya, Dan Rayfield telah mengajukan gugatan untuk memblokir pengerahan Garda Nasional Oregon.
Juru bicara Rayfield, Jenny Hansson, juga mengatakan bahwa para jaksa agung dari Partai Demokrat “telah bekerja sama secara erat sejak Januari untuk melawan pemerintahan ini.”
Berbicara hari Minggu di luar Gedung Putih, Trump mengisyaratkan bahwa Pritzker menolak pengerahan Garda Nasional ke Illinois karena hal itu akan membuat marah para penentang upaya penegakan imigrasi. Ia juga menambahkan bahwa para demonstran di Chicago dan Portland adalah “orang-orang bayaran.”
Penolakan Pengerahan Garda Nasional
Rencana pengerahan Garda oleh Trump juga mendapat penolakan dari koalisi bisnis dan kelompok sipil.
Pengerahan pasukan dapat merusak “kemajuan berarti” mengingat Chicago sebelumnya lebih aman. Menurut pernyataan dari Chicagoland Chamber of Commerce, Civic Committee of the Commercial Club of Chicago, dan Civic Federation pengerahan garda menimbulkan “ketakutan dan kekacauan,”. Pernyataan itu menyoroti pekerjaan yang telah mampu mengatasi kekerasan di kota. Trump berusaha membuat ancaman terhadap “laba bisnis kami dan reputasi kota.”
Dalam komentarnya di luar Gedung Putih, Trump mengkritik Hakim Karin Immergut dari Pengadilan Distrik AS di Oregon. Hakim Karin memblokir pengerahan pasukan Garda Nasional Oregon di Portland. Saat itu, Trump belum menyebut rencananya mengirim anggota Garda Nasional California ke kota tersebut.
Immergut mengatakan alasan Trump untuk mengerahkan Garda di Portland “tidak didukung oleh fakta”. Pengerahan tersebut berisiko “mengaburkan batas antara kekuasaan sipil dan militer federal yang merugikan bangsa ini,”.
Trump mengakui bahwa ia yang menunjuk hakim tersebut tetapi mengatakan, “Saya tidak dilayani dengan baik.” “Portland terbakar. Ada penghasut, pemberontak. Cukup lihat saja TV,” kata Trump. “Hakim itu seharusnya malu.”
Immergut, dalam putusannya, juga mencatat bahwa “penegakan hukum negara bagian dan lokal perlu mengeluarkan sumber daya tambahan untuk meredakan kerusuhan sipil yang kemungkinan besar akan meningkat akibat pengerahan Garda.”
Selain mengirim pasukan ke Washington, Trump sebelumnya memfederalisasi pasukan Garda di Los Angeles setelah protes sporadis anti-ICE pada bulan Juni. Langkah tersebut ilegal bagi hakim federal dalam penegakan hukum domestik. Putusan tersebut ditunda sambil menunggu banding, dan pasukan tetap dikerahkan di California.











