Akademisi AS Nilai 4 Hari Serangan ke Iran Setara 6 Bulan Lawan ISIS

WASHINGTON. DMKtv,- Amerika Serikat menyerang Iran selama empat hari pertama dalam operasi militer yang setara dengan serangan selama enam bulan kampanye melawan kelompok ISIS di Irak dan Suriah, demikian menurut laporan Financial Times, Kamis.

Menurut laporan tersebut, penilaian itu disampaikan oleh Jessica Dorsey, salah satu direktur lembaga riset Realities of Algorithmic Warfare di Utrecht University.

“Jika kita melihat kampanye melawan ISIS, koalisi menyerang sekitar 2.000 target dalam enam bulan pertama operasi di Irak dan Suriah. Sekarang, bandingkan dengan laporan mengenai operasi ini, di mana jumlah serangan yang sama (oleh Amerika) terjadi hanya dalam empat hari pertama,” kata Dorsey seperti dikutip surat kabar tersebut.

Pada 28 Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik Amerika di Timur Tengah.

Amerika dan Israel awalnya mengklaim serangan mereka itu diperlukan untuk melawan ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran. Namun, mereka segera memperjelas bahwa serangan itu dilakukan karena mereka ingin melihat perubahan kekuasaan di Iran.

Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan pembunuhan Khamenei itu sebagai tindak pelanggaran sinis terhadap hukum internasional. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia mengutuk operasi AS-Israel itu dan menyerukan segera dilakukan deeskalasi dan penghentian permusuhan.

*(Sputnik/RIA Novosti/Kuntum Khaira Riswan/ANTARA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini