Jakarta. DMKtv, – Rilis Bank Indonesia, Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah No.27/204/DKom pada 29 Agustus 2025; Rupiah ditutup pada level Rp16.340 per dolar AS pada akhir hari Kamis, 28 Agustus 2025. Nilai tukar Rupiah ini relatif stabil dibandingkan dengan hari sebelumnya. Sementara itu, yield Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun turun ke level 6,30%.
Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) menguat ke level 97,81, sedangkan yield US Treasury Note 10 tahun turun ke level 4,203%. Pada pagi hari Jumat, 29 Agustus 2025, Rupiah dibuka pada level Rp16.340 per dolar AS, dengan yield SBN 10 tahun relatif stabil di level 6,29%.
Berdasarkan data transaksi 25-28 Agustus 2025, non-residen tercatat jual neto sebesar Rp0,25 triliun. Jual neto ini terdiri dari jual neto di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp10,79 triliun, serta beli neto sebesar Rp2,62 triliun di pasar saham dan Rp7,93 triliun di pasar SBN.
Selama tahun 2025, non-residen tercatat jual neto sebesar Rp48,01 triliun di pasar saham dan Rp94,28 triliun di SRBI, serta beli neto sebesar Rp76,44 triliun di pasar SBN.
Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia. Dengan demikian, Bank Indonesia berupaya menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kepercayaan investor.











